Blogging

Menggunakan Distro Linux Lubuntu Untuk Netbook Lama

Saya miliki sebuah netbook yang sudah berumur lebih dari 7 tahun, dan sampai saat ini masih berfungsi. Sebagai bocoran mereknya adalah Acer. Saya juga heran sekaligus bersyukur merk sekelas Acer bisa bertahan sampai sejauh ini, lebih dari 7 tahun notebook itu beroperasi menggunakan Windows XP.

Netbook ini adalah notebook 10 inci generasi pertama dari Acer dengan prosesor Intel Atom dan ram sebesar 1GB. Tentu saja dengan spesifikasi seperti ini netbook saya tidak bisa menjalankan Windows 10 ataupun Windows 8. Karena itu saya berpikir untuk beralih menggunakan Linux yang cukup ringan untuk berjalan pada sistem dengan prosesor Intel Atom. Seperti diketahui bahwa prosesor Intel Atom sudah tidak didukung pengembangannya.

acer aspire one

Maka dari itu saya mencoba alternatif lain agar sistem yang ada didalamnya tetap bisa menjalankan aplikasi terbaru khususnya browser Google Chrome. Karena sewaktu saya menggunakan Google Chrome, terdapat notifikasi bahwa saya hanya bisa menggunakan Google Chrome versi 20 ke bawah. Dan itu sangat tidak mungkin untuk terus digunakan karena aplikasi berbasis web saat ini membutuhkan browser modern yang up to date.

Karena saya akan mencari Linux yang bisa berjalan pada netbook dan otomatis ini adalah Linux yang ringan, bukan deepin Linux yang sangat berat.

Alternatif pertama adalah lubuntu. Ini adalah Ubuntu dengan desktop LXDE. Sistem yang ada di dalamnya tetap menggunakan inti dari teknologi Ubuntu tetapi menggunakan desktop environment yang lebih ringan. Dan terbukti distro lubuntu adalah varian Ubuntu yang paling ringan untuk digunakan pada komputer lama termasuk komputer netbook saya ini.

Meskipun distro lubuntu adalah distro yang ringan tetapi sudah menggunakan teknologi karena yang terbaru, yang pada saat artikel ini ditulis menggunakan Kernel 4.3 dan menggunakan Ubuntu versi 17. Jadi, ini adalah solusi yang murah agar komputer lama masih bisa digunakan untuk menjalankan aplikasi web terbaru meskipun menggunakan Linux.

Download lubuntu terbaru disini

Apakah sulit menggunakan Linux?

Sejauh ini orang lebih terbiasa menggunakan Windows dibandingkan Linux. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa Windows Itu sangat mudah digunakan dan aplikasi pendukungnya sangat banyak. Itulah kelebihan Microsoft Windows. Tetapi Windows adalah sistem operasi berbayar, artinya seharusnya kita membayar ke microsof untuk menggunakan sistem operasi ini. Harganya berkisar antara Rp800.000 sampai Rp1.000.000 tergantung versi nya.

Tetapi kebanyakan kita termasuk mungkin saya menggunakan Windows versi bajakan. Kenapa saya bilang mungkin? Karena saya mendapatkan file iso resmi dari Microsoft dan saya bisa menginstal Windows ke komputer tanpa perlu memasukkan serial number. File iso ini adalah file iso resmi dari Microsoft dan tidak ada seorangpun yang melakukan cracking terhadap file tersebut.

Jadi bisa dikatakan ini resmi dan legal. Hanya saja saya tidak mendapatkan update ataupun support dari Microsoft. Inilah yang membedakan antara software asli dan bajakan untuk versi Windows 10 saat ini. Kemungkinan seperti itu dan saya sudah pernah Menulis artikel tentang polemik ini.

Kembali kepada Linux tadi, Apakah Linux mudah digunakan? Untuk saat ini Linux sudah berkembang sangat canggih dan cepat. Linux mudah digunakan bahkan oleh pemula sekalipun. Saat ini Linux bukan lagi menjadi sistem operasi server, tetapi beralih kepada sistem operasi desktop yang mudah digunakan. Dengan munculnya desktop environment yang memudahkan pengguna untuk berinteraksi dan bekerja pada sistem operasi Linux membuat orang berhijrah ke Linux. Bahkan lembaga-lembaga pendidikan di seluruh dunia akan beralih ke sistem operasi Linux yang gratis.

Tentu saja ini akan menghemat jutaan dollar untuk pengadaan perangkat teknologi.

Dan kabarnya ada salah satu Distro Linux yang paling mudah digunakan saat ini, bahkan lebih mudah daripada Ubuntu. Namanya adalah Endless OS. Ini adalah sistem operasi Linux berbasis Ubuntu tetapi menggunakan desktop environment yang sangat mudah, seperti layaknya kamu menggunakan smartphone.

endles os

Saya pernah melihat salah satu stan di pameran komputer di Yogyakarta, mereka menemukan Bagaimana mudahnya menginstal Endless OS dan cara penggunaannya. Setahu saya baru kali ini ada stan di pameran komputer yang mengadakan acara semacam ini. Bahkan pada stand tersebut Endless OS bisa digunakan oleh emak emak. Keren kan?

Jadi Linux bukan lagi sistem operasi yang ditujukan untuk programmer ataupun Network administrator. Tetapi Linux sudah bisa digunakan oleh semua kalangan masyarakat.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Share This

Share This

Share this post with your friends!